ANALISIS SEMIOTIKA PADA IKLAN LAYANAN MASYARAKAT, RANGGA ADIPUTRA SANTOSO (202310415334) 1A5
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, pengelolaan sampah di Indonesia sangat sulit. Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hanya sekitar 60% dari 67,8 juta ton sampah yang diproduksi di Indonesia berhasil ditangani, Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat karena pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang pesat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik ini merusak lingkungan serta kesehatan masyarakat dan ekonomi negara.
Selain itu, Indonesia adalah negara kedua terbesar di dunia dalam mengirimkan sampah plastik ke laut, menyumbang sekitar 10% dari total sampah yang masuk ke laut setiap tahun, menurut laporan Ocean Conservancy. Hal ini disebabkan oleh kurangnya infrastruktur untuk mengelola sampah, kurangnya kesadaran masyarakat tentang efek sampah plastik, dan kurangnya peraturan yang ketat tentang penggunaan kantong plastik
Tetapi pemerintah Indonesia telah mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini. Pemerintah memulai kampanye nasional untuk mengurangi sampah plastik pada tahun 2018. Selain itu, beberapa wilayah telah memberlakukan kebijakan seperti larangan kantong plastik dan program daur ulang. Namun, untuk mencapai solusi yang berkelanjutan, semua pihak pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta perlu bekerja sama.
Dalam upaya mereka untuk mengurangi polusi plastik, supermarket di Indonesia mulai menghentikan penggunaan kantong plastik. Ini karena supermarket adalah salah satu negara terbesar yang menghasilkan polusi plastik di dunia, dan sebagai sumber utama kantong plastik, mereka memainkan peran penting dalam mengurangi tingkat polusi ini. Penggunaan kantong plastik yang tinggi berdampak pada ekonomi, kesehatan masyarakat, dan lingkungan.
Salah
satu pilihan yang digunakan adalah mengganti kantong plastik dengan kantong
kertas atau tas belanja yang dapat digunakan kembali. Kantong kertas dan tas
belanja yang dapat didaur ulang dan bertahan lebih lama, lebih ramah
lingkungan. Ini juga mendorong pelanggan untuk membawa tas belanja mereka
sendiri, sehingga mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan.
Meskipun demikian, banyak supermarket melihat ini sebagai kesempatan untuk membangun reputasi positif bagi pelanggan dan membantu mengurangi polusi. Selain itu, ini bertentangan dengan kebijakan pemerintah yang semakin ketat mengenai kantong plastik. Meskipun ada beberapa kendala, upaya ini diharapkan dapat membantu Indonesia mencapai target pengurangan sampah plastik.
Pemilihan iklan dengan judul "Kurangi Plastik agar Bumi Terlihat Cantik" sebagai topik pembahasan dalam makalah ini memiliki beberapa alasan yang dapat memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap periklanan :
- Isu yang
relevan di era globalisasi
Masalah penggunaan kantong plastik dan dampaknya terhadap lingkungan, merupakan masalah yang relevan secara global. Kita semua tahu bahwa sampah plastik dapat menjadi masalah yang mungkin terjadi di seluruh negara. Sehingga, kita dapat melihat bagaimana iklan dapat digunakan untuk menyuarakan pesan sosial dan lingkungan
- Iklan yang bersifat "call to action"
Iklan ini bersifat mengajak masyarakat untuk mengambil tindakan, seperti mengurangi penggunaan plastik dan menggantinya dengan tas jinjing. Iklan ini dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap dampak negatif dari penggunaan plastik. Dengan menggunakan pesan yang positif "Kurangi plastik agar bumi terlihat cantik," iklan ini dapat mendorong orang untuk mengambil tindakan nyata dari target audiens.
Kemudian, ada alasan pemilihan iklan ini yang terkait dengan analisis
semiotika :
- Pemilihan iklan dengan judul “Kurangi plastik agar bumi terlihat
cantik”, mengandung beberpa teks dan simbol-simbol yang dapat dianalisa untuk
memahami makna yang ingiin disampaikan melalui iklan tersebut
- Melalui analisis semiotika, kita dapat memahami serta mengartikan makna yang terkandung dalam simbol-simbol, atau teks yang terkandung didalam iklan, Ini membantu kita memahami bagaimana keduanya berfungsi untuk menyampaikan pesan tentang upaya untuk mengurangi masalah plastik dengan mengganti kantong plastik belanja menjadi tas jinjing, sehingga mengurangi masalah plastik dan menjaga keindahan Bumi.
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 PENGERTIAN IKLAN
"Setiap bentuk komunikasi nonpersonal mengenai suatu organisasi, produk, servis, atau ide yang dibayar oleh satu sponsor yang diketahui", adalah definisi dari iklan atau advertising.
istilah "dibayar" menunjukkan bahwa ruang atau waktu untuk iklan pada umumnya harus dibeli. Iklan yang dibuat di media massa, seperti TV, radio, majalah, dan koran, dapat menyampaikan pesan kepada banyak orang sekaligus. Media massa ini dikenal sebagai "nonpersonal". Oleh karena itu, karena sifat nonpersonal iklan, penerima pesan biasanya tidak memiliki kesempatan untuk memberikan tanggapan langsung yang segera. Oleh karena itu, pemasang iklan harus benar-benar mempertimbangkan bagaimana audiensis akan memahami dan menanggapi iklan tersebut sebelum dikirim.
Sifat dan tujuan iklan tidak sama antara setiap perusahaan atau industri. Demikian juga, konsumen yang ditargetkan oleh iklan berbeda dari satu produk dengan produk lainnya. Misalnya, suatu perusahaan beriklan melalui media massa dengan tujuan mendapatkan respons atau perilaku langsung dari konsumen. Perusahaan lain mungkin ingin meningkatkan kesadaran konsumen atau membangun reputasi yang baik tentang produk atau jasa mereka dalam jangka panjang.
Iklan diklasifikasikan menurut tingkatannya. Misalnya pengelola pemasaran suatu perusahaan melakukan iklan di berbagai tingkatan, seperti iklan di tingkat nasional, lokal, atau retail dengan target yaitu masyarakat konsumen secara umum, Kemudian ada iklan di tingkat industri, disebut juga dengan business-to-business advertising atau professional advertising dan trade advertising yang ditunjukkan untuk konsumen industri, perusahaan, atau professional.
Adapun jenis-jenis iklan secara umum dan khusus :
1. Pembagian iklan secara umum
- Iklan Tanggung Jawab Sosial
- Iklan bantahan
- Iklan Pembelaan
- Iklan Perbaikkan
- Iklan Keluarga
2. Pembagian iklan secara khusus
Iklan berdasarkan media yang digunakan
- Iklan yang medianya bersifat massa, massa yang dimaksud adalah khalayak sasaran berjumlah besar, contoh medianya : televisi, film, radio dan internet
- Iklan yang menggunakan media khusus, contoh medianya : poster, spanduk, baliho, bus panel, bus stop, sticker, display, dan lain lain
Berdasarkan media yang digunakan iklan dapat dibagi menjadi beberapa jenis
A. Iklan cetak
Yaitu iklan yang dipasang dengan menggunakan media cetak
B. Iklan Baris
Iklan ini disebut iklan baris karena pesan yang dibuat hanya terdiri dari beberapa baris kata/kalimat saja
C. Iklan Kolom
Iklan kolom memiliki beberapa satu kolom, namun lebih tinggi disbanding iklan baris
D. Iklan Advertorial
Yang dimaksud iklan advertorial adalah iklan yang dengan sengaja dibuat agar terkesan seperti sebuah berita
E. Iklan Display
Lebih luas dari iklan kolom sehingga dapat memperlihatkan ilustrasi berupa gambar-gambar baik foto maupun grafis
Menurut buku yang ditulis oleh Otto Kleppner, “Advertising Procedure”, istilah iklan juga sering dinamai dengan sebutan yang berbeda-beda. Di Amerika dan Inggris, disebut advertising. Di Prancis, disebut reclamare, yang kemudian sering disebut sebagai reklame. Reklame berasal dari bahasa Spanyol, "Re" dan "Clamos", Sedangkan Clame atau Clamos artinya berteriak, berarti reklame adalah "teriakan" atau "seruan" yang berulang-ulang.
Di Indonesia Iklan sering disebut dengan istilah lain, advertensi dan reklame, yang berasal dari bahasa aslinya, Belanda dan Prancis. Namun, di Indonesia, istilah "iklan" lebih sering digunakan daripada istilah "advertensi" atau "reklame."
Beberapa ahli memaknai iklan dalam beberapa pengertian. Ada yang mengartikan dalam sudut pandang komunikasi, murni periklanan, pemasaran, dan ada pula yang memaknaiknya dalam perspektif psikologi.
Kesemua definisi tersebut membawa konsekuensi arah yang berbeda-beda.
- Dalam perspektif komunikasi cenderung menekankan sebagai proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan.
- Dalam perspektif iklan cenderung menekankan pada aspek penyampaian pesan yang kreatif dan persuasive yang disampaikan melalui media khusus.
- Perspektif pemasaran lebih menekankan pemaknaan iklan sebagai alat pemasaran yaitu menjual produk.
- Sementara dalam perspektif psikologi lebih menekankan aspek persuasive pesan
2.2 PENGERTIAN IKLAN MENURUT PARA AHLI
- Menurut Kasali (1992 : 21), secara sederhana iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang di tunjukkan oleh suatu masyarakat lewat suatu media. Namun demikian, untuk membedakannya dengan pengumuman biasa, iklan lebih diarahkan untuk membujuk orang supaya membeli
- Iklan merupakan suatu proses komunikasi yang bertujuan untuk membujuk dan menggiring orang untuk mengambi tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan (Durianto, 2003 : 1)
- Iklan bisa didefinisikan sebagai bentuk komunikasi nonpersonal yang menjual pesan-pesan persuasif dari sponsor yang jelas untuk mempengaruhi orang membeli produk dengan membayar sejumlah biaya untuk media (Kriyantono, 2008 : 174)
- Iklan adalah komunikasi komersial dan nonpersonal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransmisikan ke suatu khalayak sebagai target melalui media yang bersifat massal seperti televisi, radio, koran, majalah direct mail (pengeposan langsung), reklame ruang luar, atau kendaraan umum (Lee, 2004)
- Dengan demikian iklan dapat didefinisikan sebagai salah satu jenis Teknik komunikasi massa dengan membayar ruangan atau waktu untuk menyiarkan informasi tentang barang dan jasa yang ditawarkan oleh si pemasang iklan (Sushandang, 2005)
- Menurut Wright (1978), iklan merupakan suatu proses komunikasi yang mempunyai kekuatan sangat penting sebagai alat pemasaran yang membantu menjual barang, memberikan layanan, serta gagasan atau ide-ide melalui saluran tertentu dalam bentuk informasi yang persuasive
2.3 PENGERTIAN PERIKLANAN
Periklanan, menurut Soenarto Prayitno, adalah penyebaran informasi tentang suatu ide, barang, atau jasa untuk mendorong orang untuk berpikir, bersikap, atau bertindak sesuai dengan keinginan pengiklan.
Terdapat beberapa komponen
1. Penyebaran informasi, periklanan adalah suatu bentuk komunikasi untuk menyebarkan informasi. Misalnya, iklan untuk barang baru, iklan duka cita, dan iklan lowongan pekerjaan.
2. Penyebaran informasi, periklanan adalah suatu bentuk komunikasi untuk menyebarkan informasi. Misalnya, iklan untuk barang baru, iklan duka cita, dan iklan lowongan pekerjaan.
3. Penawaran ide, produk, atau jasa. Periklanan adalah upaya untuk menyebarkan ide. barang atau jasa untuk dipahami, diikuti atau digunakan oleh targer yang dituju
4. Mendorong Anda untuk memenuhi keinginan pengiklan. Periklanan juga dapat memaksa, atau membujuk sasaran untuk bertindak atau mengikuti apa yang diinginkan pengiklan.
5. Tidak bersifat pribadi. Periklanan biasanya dirancang dengan mempertimbangkan hal-hal yang bersifat massa atau publik, seperti pembahasan sasaran, isi pesan, media, dan cara komunikasinya.
6. Sponsor yang jelas, mau tidak mau periklanan memerlukan biaya. Oleh karena itu, biasanya ada sponsor yang jelas yang membiayai suatu program periklanan untuk mencapai tujuan tertentu, seperti tujuan pemasaran.
2.4 PENGERTIAN IKLAN MENURUT PARA AHLI
- Menurut Kotler (2002 : 658), periklanan didefiniskan sebagai bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara nonpersonal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran
- Guinn, Allen dan semenik dalam buku yang berjudul “Advertising & Integrated Brand Promotion” mengemukakan bahwa periklanan merupakan sebuah proses komunikasi.
- Periklanan merupakan kegiatan yang terkait pada dua bidang kehidupan manusia sehari-hari, yakni ekonomi dan komunikasi, Dalam bidang komunikasi, periklanan merupakan proses atau kegiatan yang melibatkan pihak-pihak sponsor (pemasang iklan), media massa, dan agen periklanan (suhandang, 2005).
- Adapun tujuan periklanan, Tujuan periklanan umumnya mengandung misi komunikasi. Periklanan adalah komunikasi massa dan harus dibayar untuk menciptakan kesaran (awareness), menanmkan informasi, mengembangkan sikap, atau adanya suatu tindakan yang menguntungkan bagi pengiklan
- Pakar periklanan Ahmad S Adnanputra (dalam kasali, 1993 : 15 – 17) mengatakan bahwa penampilan, kesadaran, sikap, dan tindakan merupakan tujuan periklanan
2.5 TEORI SEMIOTIKA
Ada beberapa teorii semiotika yang dibahas dalam buku John Fiske "PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI EDISI KETIGA", dan teori Peirce adalah salah satunya.
Charles Sanders Pierce (1931-58) serta
Ogden dan Richard (1923) sampai pada model-model yang sangat mirip tentang
bagaimana tanda memunculkan makna. Keduanya mengidentifikasi hubungan segitiga
antara tanda, pengguna, dan realitas ekstrernal sebagai sebuah model yang
diperlukan untuk mempelajari makna. Peirce yang biasanya dianggap sebagai
pendiri tradisi semiotic Amerika, menjelaskan secara singkat :
Sebuah tanda adalah sesuatu yang bagi
seseorang mewakilkan sesuatu di dalam beberapa hal atau kepasistas tertentu.
Tanda menuju pada seseorang, artinya, menciptakan di dalam benak orang tersebut
tanda yang sepadan, atau mungkin juga tanda yang lebih sempurna. Tanda yang
tercipta di benak tersebut dinamakan interpretant (hasil interpretasi) dari
tanda yang pertama, Tanda mewakilkan sesuatu, objeknya (its object) (di dalam Zeman,
1997)
BAB 3
ANALISI IKLAN
3.1 MENDEFINISIKAN OBJEK IKLAN
Iklan yang di analisa :
Sumber : https://berita.99.co/contoh-iklan-layanan-masyarakat/#google_vignette
Menurut Ferdinand de Saussure, objek adalah sesuatu yang ditunjuk oleh tanda atau simbol dalam sistem semiotic
Pada iklan diatas terdapat objek utama dalam iklan tersebut, yaitu berupa tas belanja, tas belanja tersebut memiliki motif atau gambar hati yang tidak menyatu atau seperti puzzle, di sisi bagian kiri hati tersebut adalah gambar limbah plastik dengan warna yang terlihat pucat, disisi bagian kanan hati tersebut adalah gambar dedaunan dan juga bunga yang mekar serta memiliki warna yang cerah
Bagian kiri hati dengan gambar limbah plastik dengan warna yang pucat dapat melambangkan dampak negatif dari penggunaan kantong belanja plastik, gambar limbah plastik dengan warna yang pucat juga dapat menjadi simbol kerusakaan yang telah kita sebabkan pada lingkungan, seperti polusi udara, kerusakakan ekosistem, lingkungan yang menjadi tidak enak di pandang.
Sementara itu, disisi bagian kanan hati dengan gambar deduanan dan bunga yang mekar dapat melambangkan sebuah harapan dan potensi untuk pemulihan. Penggunaan warna yang cerah juga bisa menginterpretasikan kehidupam, pertumbuhan, pemulihan
Kemudian, hati yang terpisah seperti puzzle memliki makna atau arti, hati yang terpisah bisa melambangkan sebuah masalah antara gaya hidup konsumtif yang sering menggunkan tas belanja plastik, dan keinginan kita untuk menjaga dan merawat lingkungan, Bagian hati yang penuh limbah plastik dapat mewakili dampak negative dari gaya hidup kita atau juga dapat mengartikan kerusakan yang sudah kita perbuat pada lingkungan, sementara bagian hati yang penuh dengan dedaunan dan bunga dapat mewakili keinginan kita untuk menjaga dan merawat lingkungan
Tas belanja dengan gambar hati dalam
iklan tersebut tampaknya memiliki makna simbolis yang kuat. Hati, sebagai
simbol universal dari cinta dan kepedulian, bisa diinterpretasikan sebagai
panggilan untuk mencintai dan merawat lingkungan kita. Dalam konteks ini, tas
belanja mungkin mewakili tindakan konkret yang bisa kita ambil untuk
menunjukkan cinta dan kepedulian kita terhadap lingkungan, yaitu dengan memilih
untuk menggunakan tas belanja yang lebih ramah lingkungan daripada tas belanja
yang terbuat dari plastik
Tas belanja dengan gambar hati juga bisa diartikan sebagai simbol dari perubahan dan transformasi. Bagian hati dengan limbah plastik bisa mewakilkan masa lalu dan sekarang, dimana pengguanaan plastik terlalu banyak, juga susah untuk diuraikan dan akhirnya mejadi limbah, sementara itu bagian kanan hati bisa mawakili masa depan yang kita inginkan, dimana lingkungan kita lebih hijau dan sehat
Tas belanja dengan gambar hati juga bisa diartikan sebagai simbol dari harapan dan optimisme. Meski kita mungkin menghadapi tantangan besar dalam upaya kita untuk mengurangi sampah plastik, gambar hati ini mengingatkan kita bahwa perubahan positif adalah mungkin. Dengan cinta dan kepedulian, kita bisa membuat pilihan yang lebih baik untuk diri kita sendiri dan lingkungan kita.
Siluet pohon dalam iklan tersebut memiliki makna yang mendalam dan simbolis yang berkaitan dengan alam. Pohon, sering dianggap seabagi simbol kehidupan. Dalam konteks iklan, siluet pohon dapat digunakan untuk menunjukkan pentingnya menjaga lingungan dan alam. Ini adalah cara yang efektif untuk mengkomunikasikan pesan tentang Langkah kecil untuk melestarikan lingkungan, dalam konteks iklan layanan masyarakat ini langkah kecil tersebut adalah dengan mengganti tas belanja berbahan plastik menjadi tas jinjing yang biasanya terbuat dari kertas atau kain.
Kemudian, juga terdapat simbol dari kabupaten Kudus, menunjukkan dukungan resmi dari pemerintah setempat, yaitu Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus.
3.2 MENGANALISA TEKS DAN CITRA BERDASARKAN ARTI KIASAN DAN BUKAN KIASAN, SERTA ARTI YANG SEBENARNYA YANG TERKANDUNG DALAM TEKS DAN CITRA
Menurut George Lakoff, seorang ahli linguistik kognitif, kiasan adalah cara kita memahami konsep abstrak melalui konsep yang lebih konkret dan akrab. Misalnya, kita sering menggunakan kiasan "hidup adalah perjalanan" untuk menjelaskan proses hidup yang panjang dan penuh tantangan.
Roland Barthes, berpendapat bahwa arti bukan kiasan adalah arti yang paling dasar dan langsung dari sebuah teks atau citra. Ini adalah arti yang paling mudah dipahami dan tidak memerlukan interpretasi atau pengetahuan kontekstual.
Menurut ahli teori sastra, Terry
Eagleton, arti sebenarnya dari sebuah teks atau citra sering kali tersembunyi
di balik lapisan kiasan dan arti bukan kiasan. Untuk mencapai pemahaman ini,
pembaca atau penonton harus menganalisis teks atau citra secara mendalam,
mempertimbangkan konteks budaya dan sejarah, serta memahami niat penulis atau
pembuat citra.
Analisi teks dalam iklan :
1. “Kurangi plastik agar bumi terlihat cantik”.
Arti Kiasan
Kurangi plastik agar bumi terlihat cantik adalah kiasan atau perumamaan yang digunakan untuk menyampaikan pesan tentang lingkungan secara metaforis. Dalam hal ini, kiasan tersebut menunjukkan bahwa kita dapat memberikan dampak positif pada lingkungan atau keindahan bumi dengan mengurangi penggunaan plastik.
Dalam kalimat ini, kata "cantik" mungkin dimaksudkan untuk mengatakan bahwa tindakan menjaga lingkungan dan mengurangi polusi plastik dapat menghasilkan hasil yang indah. Dengan menjaga Bumi, kita tidak hanya menjaga alam, tetapi juga menciptakan lingkungan yang indah dan nyaman.
dalam konteks iklan tas jinjing teks "Kurangi plastik agar bumi terlihat cantik" dapat diartikan sebagai pesan yang mengajak komunikan untuk menggunakan tas jinjing yang ramah lingkungan sebagai pengganti kantong plastik. Pernyataan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa dengan memilih tas jinjing yang dapat digunakan berulang kali, kita dapat mengurangi konsumsi plastik dan membantu menciptakan lingkungan yang indah.
Arti Bukan Kiasan
Pesan “Kurangi plastik agar bumi terlihat cantik” bertujuan untuk mengurangi penggunaan plastik agar kita dapat merawat kelestarian dan keindahan Bumi. Pesan ini mencerminkan dampak negatif penggunaan plastik terhadap lingkungan dan mendorong upaya untuk mengurangi polusi plastik.
Arti dari kalimat “Kurangi plastik agar bumi terlihat cantik” dapat diuaraikan sebagai berikut :
a. Kurangi Plastik: mengajak orang untuk mengurangi plastik dalam kehidupan sehari-hari karena plastik adalah bahan yang sulit terurai dan dapat mencemari lingkungan.
b. Agar Bumi Terlihat Cantik: Menyatakan bahwa dengan mengurangi plastik, kita dapat menjaga keindahan alam dan menjaga kelestarian Bumi. Pencemaran plastik merusak ekosistem, mencemari udara, tanah, dan udara, sehingga mengurangi plastik dapat membantu menjaga keindahan alam.
Oleh karena itu teks ini mencoba memberitahukan bahwa langkah kecil dalam mengurangi penggunaan plastik dapat memberikan dampak besar dalam menjaga keberlanjutan dan kecantikan alam. Hal ini juga mencerminkan semangat untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pelestarian Bumi.
2. “Mari Beralih Ke Tas Jinjing”
Arti Kiasan
"Mari Beralih Ke Tas Jinjing" merupakan kiasan yang digunakan untuk mengajak orang lain untuk beralih ke sesuatu yang lebih efisien, atau praktis. Dalam konteks ini, "Tas Jinjing" mungkin merupakan representasi dari sesuatu yang lebih mudah dibawa
Oleh karena itu, Dalam konteks masalah plastik, teks "Mari Beralih Ke Tas Jinjing" dapat diartikan sebagai ajakan untuk mengurangi atau mengganti kantong plastik menjadi tas jinjing yang lebih ramah lingkungan. Karena kantong plastik sulit terurai dan dapat merugikan ekosistem, serta lingkungan.
Arti Bukan Kiasan
arti bukan kiasan dari teks"Mari Beralih Ke Tas Jinjing" adalah mengajak seseorang untuk menggunakan atau beralih. Tidak ada arti simbolik atau lainnya dalam kalimat tersebut. Oleh karena itu, jika diartikan secara langsung, maksudnya adalah mengganti tas dengan tas jinjing yang disebutkan.
3.3 PENGELOMPOKAN TEKS DAN CITRA
Dalam semiotika, ikon, indeks, dan simbol adalah tiga jenis tanda yang digunakan untuk mengelompokkan teks dan citra.
Ikon: Ikon adalah tanda yang memiliki kemiripan fisik dengan objek yang mereka wakili. Misalnya, foto, lukisan, atau peta. Menurut Charles Sanders Peirce, ikon memiliki kemiripan langsung dengan objek yang mereka wakili.
Simbol: Simbol adalah tanda yang tidak memiliki hubungan fisik atau sebab akibat dengan objek yang mereka wakili. Mereka berfungsi berdasarkan perjanjian atau konvensi. Misalnya, kata-kata dalam bahasa adalah simbol karena mereka tidak memiliki hubungan fisik dengan objek yang mereka wakili.
1. Berdasarkan ikon
Iklan tentang kantong plastik menggunakan ikon tas jinjing untuk menunjukkan masalah kantong plastik. Hal ini mungkin dimaksudkan untuk menyampaikan bahwa penggunaan kantong plastik yang berlebihan memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan keinginan. Oleh karena itu, iklan ini mungkin bertujuan untuk membuat orang sadar akan pentingnya mengurangi penggunaan kantong plastik agar lingkungan menjadi bersih dan sehat
2. Berdasarkan Indeks
Indeks adalah tanda yang memiliki hubungan sebab akibat dengan objek yang mereka wakili. Misalnya, asap adalah indeks dari api, atau jejak kaki adalah indeks dari seseorang yang telah berjalan di tempat tersebut. Indeks tidak harus mirip dengan objek yang mereka wakili, tetapi ada hubungan langsung antara keduanya.Gambar hati yang terbelah dengan sisi kiri hati bergambar sampah plastik dan sisi kanan hati bergambar bunga yang cantik dan juga dedaunan menjadi indek dalam iklan ini karena menunjukkan hubungan sebab akibat antara pengurangan penggunaan plastik dan peningkatan penggunaan tas jinjing dengan kecantikan bumi.
3. Berdasarkan simbol
Gambar pepohonan di latar belakang menjadi simbol menjadi simbol dalam iklan ini. Simbol pepohonan atau hutan dapat digunakan dalam masalah plastik, khususnya kantong plastik, untuk menyoroti dampak negatif yang disebabkan oleh penggunaan kantong plastik terhadap lingkungan dan ekosistem. Simbol-simbol ini dapat menyampaikan pesan yang mendalam kepada masyarakat. Gambar pepohonan atau hutan bisa mencerminkan pencemaran lingkungan. Karena, dalam konteks masalah sampah plastik, plastik merusak keindahan alam dan mengancam kesehatan ekosistem.Dengan menggunakan simbol ini pada iklan, pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa penggunaan berlebihan kantong plastik dapat mengancam ekosistem
3.4 MEMBUAT GENERALISASI
Sampah plastik telah menjadi masalah lingkungan global yang serius. Penggunaan penggunaan plastik yang berlebihan telah menyebabkan penumpukan sampah di daratan dan lautan. Plastik tidak mudah terurai dan dapat bertahan di lingkungan selama ratusan tahun. Ini berarti bahwa setiap plastik yang pernah diproduksi masih ada di suatu tempat di bumi. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk mencari cara untuk mengurangi penggunaan plastik.
Sampah plastik dapat merusak ekosistem dan mengancam kehidupan liar. Hewan sering kali salah mengira plastik sebagai makanan, tak jarang plastik dapat menyebabkan cedera atau kematian. Selain itu, mikroplastik, atau partikel plastik kecil, telah ditemukan di hampir semua sudut lingkungan, termasuk air minum.
Salah satu solusi untuk masalah ini adalah mengurangi penggunaan kantong plastik. Yang sering kali digunakan hanya sekali sebelum dibuang. Tas jinjing dapat menjadi alternatif yang baik untuk kantong plastik. Mereka biasanya lebih kuat dan tahan lama daripada kantong plastik, yang berarti mereka dapat digunakan untuk membawa barang yang lebih berat. Mereka juga dapat dengan mudah dilipat dan disimpan ketika tidak digunakan, sehingga mereka tidak memakan banyak ruang.
Menggunakan tas jinjing juga dapat membantu mengurangi jumlah sampah plastik yang masuk ke lingkungan. Ini karena tas jinjing biasanya terbuat dari bahan yang lebih ramah lingkungan dan mudah terurai. Selain itu, tas jinjing sering kali lebih besar dan dapat menampung lebih banyak barang dibandingkan kantong plastik. Ini berarti kita bisa membawa lebih banyak barang dalam satu perjalanan, yang dapat mengurangi jumlah tas yang kita butuhkan.
Namun, penting untuk diingat bahwa tas jinjing harus digunakan berulang kali untuk memastikan mereka memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah dibandingkan kantong plastik. Jika kita hanya menggunakan tas jinjing sekali dan kemudian membuangnya, kita mungkin tidak mengurangi masalah dari lingkungan kita.
Oleh karena itu, penting untuk merawat tas jinjing kita dan memastikan mereka bertahan selama mungkin. Seperti mencuci tas secara teratur dan memperbaiki kerusakan misalnya sobek. Selain itu, kita juga harus memastikan bahwa tas jinjing kita dibuat dari bahan yang ramah lingkungan. Beberapa tas jinjing mungkin terbuat dari bahan sintetis yang juga dapat merusak lingkungan.
Menggunakan tas jinjing juga bisa menjadi pernyataan gaya. Banyak tas jinjing yang tersedia dalam berbagai desain dan warna, yang berarti kita bisa memilih tas yang mencerminkan kepribadian dan gaya kita.
Selain itu, beberapa perusahaan bahkan menawarkan opsi untuk menyesuaikan tas jinjing, yang berarti kita bisa memiliki tas yang benar-benar unik. Menggunakan tas jinjing juga bisa menjadi cara yang baik untuk mendukung bisnis lokal. Banyak bisnis kecil dan pengrajin membuat tas jinjing yang indah dan unik.
Selain itu, beberapa bisnis bahkan menggunakan sebagian dari keuntungan mereka untuk mendukung inisiatif lingkungan, yang berarti kita bisa merasa baik tentang pembelian kita. Menggunakan tas jinjing juga bisa menjadi cara yang baik untuk mendidik orang lain tentang pentingnya mengurangi penggunaan plastik. Ketika orang melihat kita menggunakan tas jinjing, mereka mungkin merasa terinspirasi untuk melakukan hal yang sama.
Masalah sampah plastik juga disebabkan oleh perilaku dan sifat dari masyrakat itu sendiri. Misalnnya. di suatu tempat umum sudah disediakan tempat sampah namun tak jarang ada yang masih membuang sampah itu sembarangan, sehingga mau bagaimanapun upaya yang dilakukan oleh pemerintah, jika sifat masyrakatnya seperti itu masalah sampah plastik tidak akan pernah terselesaikan.
Butuh kesadaran dan upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang sikap dan perilaku mereka yang salah, jika mereka terus membuang sampah sembarangan, dampaknya juga akan dirasakan oleh mereka sendiri, artinya merekalah yang akan dirugikan dari sifatnya itu sendiri
Penting juga untuk mencari cara lain untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, kita dapat memeilih untuk membeli produk yang dikemas dalam kemasan yang ramah lingkungan, ataua membawa botol minum sendiri, dari pada membeli botol plastik sekali pakai
penting untuk diingat bahwa penggunaan
tas jinjing hanyalah satu bagian dari solusi. Untuk benar-benar mengatasi
masalah sampah plastik, kita juga perlu mengurangi penggunaan plastik lainnya
dan mendukung upaya daur ulang dan pengelolaan sampah yang efektif.
KESIMPULAN
Berdasarkan
hasil analisis semiotika pada iklan layanan masyarakat, dapat disimpulkan :
A. Pierce menjelaskan. Sebuah tanda adalah
sesuatu yang bagi seseorang mewakilkan sesuatu di dalam beberapa hal atau
kepasistas tertentu. Tanda menuju pada seseorang, artinya, menciptakan di dalam
benak orang tersebut tanda yang sepadan, atau mungkin juga tanda yang lebih
sempurna. Tanda yang tercipta di benak tersebut dinamakan interpretant (hasil
interpretasi) dari tanda yang pertama, Tanda mewakilkan sesuatu, objeknya
B. Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar
telah membuat iklan layanan masyrakat yang berfokus pada masalah sampah
plastik, penggunaan warna. Pemilihan gambar, serta teks yang ada dalam iklan
telah mencapai fungsinya, diharapkan iklan tersebut dapat mendorong, mengajak
dan merubah sifat masyarakat untuk mengganti kantong plastik menjadi tas
jinjing yang lebih ramah lingkungan
C. Dalam semiotika, ikon, indeks, dan
simbol adalah tiga jenis tanda yang digunakan untuk mengelompokkan teks dan
citra. Fungsi dari ikon, indeks, dan simbol dalam semiotika sangat penting
dalam membantu kita memahami dan menginterpretasikan makna dari berbagai tanda
dalam komunikasi visual dan verbal.
fiske, J. (2016). Pengantar Ilmu
Komunikasi Edisi Ketiga. Jakarta: PT.RajaGrafindo Persada.
Jaiz, M. (2014). Dasar Dasar Periklanan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Morissan, M. (2010). Periklanan : Komunikasi pemasaran terpadu. Jakarta,
Indonesia: PRENADAMEDIA GROUP.

keren bgt analisa iklannya detail banget..
BalasHapus👍
BalasHapus👍
BalasHapus👍👍👍
BalasHapussangat menarik dan mudah dipahami
BalasHapusmaterinya sangat mudah dipahami
BalasHapustulisannya hebat saya suka
BalasHapusmasyallah tarakallah bagus banget makalahnya
BalasHapushebat anak muda menganalisa dengan baik
BalasHapuswah penelitiannya bagus dan sistematika penyusunannya juga sudah bagus
BalasHapusartikelnya kerenn mudah dipahami
BalasHapusKeren!! Ini harus diterapkan di kehidupan sehari hari
BalasHapusanalisisnya bagus detail
BalasHapusmantap betul ni
BalasHapuskeren sekali KAA
BalasHapusAjib bnrr analisinya abang satu ini
BalasHapuswah bahasanya sangat mudah dipahami!
BalasHapusSANGAT KERENN
BalasHapussngt bermanfaat,, terus menulis! sehat sll
BalasHapusbagus sekali 👍
BalasHapuspenulisan yang menarik
BalasHapussangat mudah dipahami, terimakasih prindavan
BalasHapusbermanfaat
BalasHapusBagusss
BalasHapus